
LTNNU Tulungagung.
Kegiatan peringatan Harlah Muslimat NU Tulungagung yang ke-80 diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan Halal Bihalal dan Pelepasan Anggota Muslimat Calon Jama’ah Haji. Acara yang diselenggarakan Sabtu 25 April 2026 di Aula PCNU ini dihadiri oleh Pengurus PAC Muslimat NU se Kab Tulungagung, Pengurus Harian PCNU dan Lembaga NU, Banom NU, serta PLT Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.
Ketua PC Muslimat NU Tulungagung (Dra. Hj. Miftahurrochmah) dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada seluruh kader Muslimat untuk menanamkan semangat dan jiwa RA Kartini kepada wanita-wanita Tulungagung. Menurutnya, Perempuan yang rajin mengaji dan mengikuti majelis taklim adalah Kartini, wanita yang giat bekerja untuk kesejahteraan keluarga adalah Kartini, wanita yang sabar dan gigih merawat dan mendidik anak-anaknya adalah Kartini, wanita yang ikhlas mengajar TPA, Paud, RA dan Madin adalah Kartini. Wanita yang aktif bergabung dengan Muslimat dan menjalankan program-program Muslimat adalah Kartini.


Hj. Miftachurrohmah kepada PLT Bupati Tulungagung (Ahmad Baharudin) juga memaparkan potensi-potensi perempuan Tulungagung yang tergabung dalam Muslimat NU Tulungagung sebagai kekuatan perempuan NU Tulungagung dan Warga Kabupaten Tulungagung sehingga baik secara langsung atau tidak langsung menjadi bagian dari tanggungjawab pemerintah untuk menguatkan potensi tersebut untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tulungagung. Ia menyampaikan bahwa Muslimat NU Tulungagung memiliki lebih dari 88 ribu anggota dengan 65 Pengurus Tingkat PC dan 655 Pengurus Tingkat PAC. Muslimat mengelola sejumlah lembaga pendidikan; 34 TK Muslimat NU, 39 PAUD Muslimat NU, 60 RA NU dengan 575 orang tenaga pengajar. Muslimat memiliki 3 Panti Asuhan dan anak asuh 3.872 anak yatim, piatu dan yatim piatu serta 5536 Dhuafa asuhan Muslimat. Mengelola 2.514 Majelis Taklim, 1.000 Hafidzoh, 27.677 petani, 2.684 pengusaha, 770 Kader Kesehatan, dan sejumlah potensi lainnya. Masih menurut Hj. Miftachurrohmah, potensi-potensi yang dimiliki Muslimat menunjukkan bahwa kehadiran Muslimat NU di Tulungagung setidaknya bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat ditingkat keluarga dan pendidikan anak, khususnya pendidikan usia dini serta perhatian dan pelayanan bagi para dhuafa sekabupaten Tulungagung.
postby; ibad ltn
Komentar Terbaru