Penulis: PCNU Tulungagung

Fatayat NU Tulungagung Berikan Bantuan untuk Disabilitas dan Guru Ngaji

Tulungagung – PC Fatayat NU Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas serta guru mengaji dari kabupaten ini sebagai upaya membangun rasa kemanusiaan. Ketua PC Fatayat NU Tulungagung Siti Khusnul Khotimah mengatakan ada 30 orang penyandang disabilitas yang mendapatkan bantuan itu. Selain itu, juga terdapat 10 orang guru mengaji yang juga mendapatkan bantuan. PC Fatayat NU Kabupaten Tulungagung bekerjasama dengan YBM PLN UP3 Kediri dalam program tersebut. “Ini bentuk dari membangun rasa kemanusiaan serta sosial, sehingga kami memberikan bantuan ini,” katanya di Tulungagung, Minggu. Ia mengatakan, bantuan itu diberikan kepada mereka yang kurang mampu. Diharapkan, bantuan ini...

Read More

Perbedaan Wahyu Al-Quran dan Wahyu Hadis

Oleh: Kang Yanu Al-Qur’an merupakan sumber dan pedoman utama bagi umat Islam yang diyakini sebagai wahyu Allah yang turun kepada Nabi Muhammad ﷺ. Adapun definisi wahyu adalah suatu kebenaran yang disampaikan Allah SWT kepada para nabi-Nya. Wahyu apapun yang didapatkan oleh Nabi Muhammad SAW, sumbernya berasal dari Allah SWT. Yang perlu kita perhatikan adalah bahwasanya nabi Muhammad SAW tidak hanya berperan sebagai nabi dan rasul, tetapi juga sebagai teladan bagi umat manusia. لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ Artinya : “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri...

Read More

Malik bin Dinar dalam Memerangi Hawa Nafsunya

Telah lama sampai bertahun tahun mulut Malik bin dinar tidak dilewati makanan yang manis maupun yang asam. Setiap malam ia pergi ke tukang roti dan membeli dua potong roti untuk berbuka puasa. Kadang-kadang roti yang dibelinya itu masih terasa hangat, dan ini menghibur hatinya dan dianggapnya sebagai perangsang selera. Pada suatu hari Malik jatuh sakit dan ia sangat ingin makan daging. Sepuluh hari lamanya keinginan itu dapat dikekangnya. Ketika ia tidak bisa bertahan lebih lama lagi, maka pergilah ia ke toko makanan untuk membeli dua tiga potong kaki domba dan menyembunyikan kaki domba itu di lengan bajunya. Si pemilik...

Read More

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan ‘Arofah

Hari Tarwiyah adalah hari ke-8 bulan Dzulhijjah. Disebut tarwiyah karena pada waktu itu air sangat melimpah. Sedangkan hari ke-9 Dzulhijjah dinamakan Hari Arafah, karena pada hari itu diwajibkan bagi jamaah haji untuk wukuf di Arafah. Jika dilanjutkan, hari ke-10 Dzulhijjah dinamakan Hari Nahr atau Hari Qurban, hari ke-11 disebut Hari Maqarr (menetap di Mina), hari ke-12 Nafar Awal, dan hari ke-13 Nafar Tsani. (Hasyiyah al-Bujairami ala al-Manhaj, VI, 137) Untuk Tahun ini, puasa sunah tarwiyah jatuh pada Jum’at, 08 Juli 2022, sedangkan puasa sunah arofah pada Sabtu, 09 Juli 2022 (bagi yang ikut NU). Puasa Tarwiyah dianjurkan bagi yang...

Read More

Berilmu Harus Yakin

Rumah Habib al ‘Ajami terletak di sebuah persimpangan jalan di kota Bashrah. Ia mempunyai sebuah mantel bulu yang selalu dipakainya, baik di musim panas maupun di musim dingin. Suatu ketika ketika Habib hendak bersuci, mantel itu dilepaskannya dan dengan seenaknya dilemparkannya ke atas tanah. Tidak berapa lama kemudian Hasan al-Bashri lewat di tempat itu. Melihat mantel Habib yang terletak di atas jalan, ia bergumam, “Dasar Habib seorang Barbar, tak perduli berapa harga mantel bulu, ini! Mantel yang seperti ini tidak boleh dibiarkan saja di tempat ini, Bisa-bisa hilang nanti”, Hasan berdiri di tempat itu untuk menjaga mantel tersebut, Tidak...

Read More