LTN Tulungagung

Rapat Koordinasi LWP PCNU Tulungagung 2026 diselenggarakan di Qinoz Villaz Tunggulsari 25 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Pengurus Harian PCNU Tulungagung, Perwakilan dari BPN Tulungagung, seluruh Ketua LWP MWCNU Tulungagung dan sejumlah Ketua KUA di Tulungagung.

Wakil Ketua PCNU, Drs Mubarok dalam sambuatnnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus LWP NU Tulungagung baik pada tingkat PC maupun MWC dan Ranting yang telah gigih mengamankan aset-aset NU melalui program sertifikasi wakaf tanah tempat ibadah dan lembaga pendidikan NU yang bila tidak segera disertifikasi wakafnya tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan permasalaahan administrasi bahkan permasalahan sosial.

Senada dengan pernyataan PCNU, Ketua LWPNU (Drs. Lamuji) mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kerja keras dari LWP MWCNU. Ia juga menekankan pada seluruh pengurus LWPNU baik ditingkat PCNU maupun MWCNU untuk terus membangun kekompakan dan kinerja Pengurus LWPNU di tingkat MWCNU kedepan harus semakin tertata karena pengurus LWP memiliki tanggungjawab sebagai ujung tombak NU dalam mengamankan aset-aset NU.

Nurul Badwani (Sekretaris LWP PCNU) dalam laporannya memaparkan keberhasilan kinerja LWPNU Tulungagung pada tahun 2025 berhasil mengurus sertifikasi 215 bidang/aset NU diseluruh Kabupaten Tulungagung. Capaian ini sudah melampaui target yang ditetapkan PCNU Tulungagung untuk tahun 2025 sejumlah 150 bidang/aset. Untuk tahun 2026 LWP NU menargetkan capaian lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya.

Perlu diketahui bahwa aset NU menurut data sementara yang dimiliki PCNU Tulungagung (dalam bentuk Masjid/Musholla, TPA/TPQ, Madin dan lembaga pendidikan lainnya) yang tersebar di 19 MWCNU Tulungagung mencapai sekitar 3.351 aset. Dari ribuan aset tersebut, banyak yang belum terealisasi sertifikasi wakafnya. Artinya masih banyak PR yang harus segera diselesaikan oleh LWP NU baik pada tingkat PCNU maupun MWCNU.

Perwakilan dari BPN Tulungagung, Arif Rachman Hakim (Kabag Umum BPN Tulungagung) yang didampingi sejumlah Kepala KUA, menyampaikan informasi bahwa BPN Tulungagung mendapatkan target dari BPN Kanwil Propinsi Jawatimur 350 bidang aset tanah wakaf di tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, Arif Rahman Hakim mewakili Ketua BPN Tulungagung meminta kerjasama LWPNU Tulungagung untuk bersama-sama bersinergi dalam mencapai target LWP NU dan target BPN Tulungagung tersebut.

 

Suasana Rakor menjadi semakin hangat ketika Arif Rachman Hakim membuka ruang dialog dengan seluruh peserta. Hampir semua peserta rapat menyampaikan keluhannya kepada BPN Tulungagung  terkait pelayanan di BPN Tulungagung yang akhir-akhir ini (sejak awal 2026) cenderung lambat berbeda dengan tahun sebelumnya (2025) yang terbilang cepat dengan program layanan satu pintu. Sejak terjadi mutasi besar-besaran di tubuh BPN Tulungagung pada akhir 2025, dimana pegawai BPN lebih banyak diisi orang-orang dari berbagai daerah luar Tulungagung, pengurus LWP NU mengalami kesulitan dalam koordinasi karena disebar ke beberapa pintu layanan. LWP NU Tulungagung siap membantu mengawal realisasi Target Wakaf 350 dari BPN Tulungagung dengan syarat BPN Tulungagung dapat segera melakukan pembenahan sistem layanan agar layanan bisa satu pintu sebagaimana tahun sebelumnya (2025), tidak disebar ke berbagai loket seperti sekarang. Layanan juga semestinya dipercepat karena akhir-akhir ini, pengurusan wakaf – pengajuan berkas-terkesan tidak langsung mendapatkan respon cepat, berkas-berkas yang diajukan beberapa pengurus LWPNU terkesan hanya ditumpuk dan tidak segera diekskusi dengan baik.

Menanggapi keluhan sekaligus kesiapan pengurus LWPNU untuk bersinergi dengan BPN Tulungagung, Arif Rachman Hakim berjanji akan segera menyampaikan kepada Ketua BPN Tulungagung dan berjanji secepatnya ada pembicaraan lanjutan dengan LWPNU terkait teknis percepatan layanan pengurusan sertifikasi wakaf.

 

postby;ibad ltn