
LTNNU Tulungagung
Peringatan Harlah Muslimat NU Tulungagung yang ke-80 yang diselenggarakan Sabtu 25 April 2026 di Gedung Aula PCNU Tulungagung diisi dengan berbagai kegiatan seremonial. Acara dimulai dengan kegiatan Khotmil Qur’an oleh para Hafizhoh yang tergabung dalam Hidmat NU Tulungagung, Santunan Anak Yatim dan Pelepasan Rombongan Muslimat Calon Jama’ah Haji oleh PLT Bupati Tulungagung (Ahmad Baharudin) dan Ketua PCNU Tulungagung (KH. Bagus Ahmadi), dan Tausyiyah Halal Bihalal oleh KH. Muhsin Ghozali.
KH. Bagus Ahmadi selaku Ketua PCNU Tulungagung dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada Calon Jama’ah Haji Tulungagung agar selama keberangkatan dan kepulangan untuk selalu mengikuti apa saja yang telah diterima selama pelatihan (Manasik) dan mengikuti arahan para pembimbingnya agar lancar dan sukses menjadi haji mabrur.
Pada kesempatan tersebut, KH. Bagus Ahmadi juga menekankan pentingnya seluruh anggota Muslimat NU Tulungagung untuk meniru semangat mengaji sebagaimana semangat RA. Kartini belajar mengaji dan memahami kandungan al- Qur’an kepada KH. Sholeh Darat. KH. Bagus Ahmadi juga mendorong Muslimat NU Tulungagung untuk penguatan (optimalisasi) Program Keluarga Mashlahah yang selama ini sudah berjalan agar lebih bermanfaat nyata dan luas bagi warga NU Tulungagung. Beliau berharap, program strategis ini dapat dikelola secara optimal oleh Muslimat NU Tulungagung.

Sebagaimana diketahui, Program Keluarga Maslahah (PKM) atau Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) merupakan program unggulan PBNU dan Muslimat NU untuk mewujudkan keluarga yang adil, sehat, terdidik, dan terbebas dari kekerasan/stunting. Program ini berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah dengan pilar utama kasih sayang (rahmah), tanggung jawab (masuliah), dan teladan baik (uswatun hasanah). Terdapat 6 Dimensi Keluarga Mashalat; Relasi tanpa kekerasan (termasuk seksual), kesehatan (stunting & KB), pendidikan (wajib belajar 12 tahun), keluarga moderat, kesejahteraan, dan cinta lingkungan. Adapun 5 Pilar Parenting ala NU Adalah; Anak sebagai fitrah/unik, rahmah (kasih sayang), masuliah (tanggung jawab), uswatun hasanah (teladan), dan maslahah (kebaikan bersama). Program Keluarga Mashlahah Mslimat NU melalui kader-kadernya juga memiliki tanggung jawab melakukan pendampingan, bimbingan dan sosialisasi melalui kerja sama dengan Kemenag dan pihak terkait akan perkawinan dan penguatan generasi muda.
postby; ibad ltn
Komentar Terbaru