Marhaban Ya Ramadhan.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa dan penuh hikmah bagi masyarakat Islam. Ramadhan adalah bulan diwajibkannya berpuasa demi mengekspresikan tingkat ketaatan kepada Allah swt dan Allah swt sendiri yang akan menentukan balasan-Nya (Shahih Al-Bukhari hadits 1894).
Menyambut Bulan Ramadhan 2026, PCNU Tulungagung membuat surat edaran yang bersifat himbauan kepada masyarakat Tulungagung khususnya dan masyarakat pada umumnya. Surat himbauan ini berisi 9 (Sembilan) point penting yang bersifat ajakan dan larangan dalam menjalani hari-hari di Bulan Ramadhan ini.

Prof. Dr. H. Asrof Syafi’i (Sekretaris PCNU Tulungagung) mengungkapkan bahwa surat edaran yang bersifat himbauan dari PCNU Tulungagung ini dimaksudkan agar semua lapisan masyarakat, baik kalangan nahdhiyin maupun diluar nahdhiyin, kalangan muslim maupun non muslim tetap menciptakan dan menjaga kondisifitas dengan menjaga toleransi, mawas diri dan saling menghormati (tepo seliro). Masyarakat diharapkan tidak larut dengan euphoria berlebihan dengan melakukan perbuatan yang mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan bersama dengan mengatas namakan menyambut Ramadhan. Semua ini penting agar semua lapisan masyarakat bisa mendapatkan ‘hikmah Ramadhan’ yang sesungguhnya.

Meruju’ pada Turost (Kitab Kuning-sebagaimana tradisi NU), keistimewaan Bulan Ramadhan dapat dilihat dari empat hikmah utama yang berkaitan dengan Bulan Ramadhan sebagaimana dicatatkan oleh Syekh Muhammad Ali As-Shabuni dalam kitabnya Rawaiul Bayan;
• وعرف سر حكمته العقلاء والعلماء فأدركوا بعض فوائده وأسراره وأيدهم فى ذلك الأطباء, فرأو في الصيام أعظم علاج وخير وقاية وأنجح دواء لكثير من الأمراض الجسدية التي لا ينفع فيها إلا الحمية الكاملة والإنقطاع عن الطعام والشراب مدة من الزمان
Para cendekiawan dan ulama mengetahui rahasia hikmah dibalik disyariatkannya puasa. Mereka menemukan banyak faidah dan rahasia di dalamnya. Para pakar kesehatan berpendapat bahwa dalam puasa terdapat penanganan dan penjagaan kesehatan terbaik serta metode pengobatan paling mujarab bagi banyak penyakit yang tidak dapat ditangani kecuali dengan penanganan menyeluruh, serta memutus dari makan dan minum untuk beberapa waktu. (As-Shabuni, Rawaiul Bayan, juz I/217).
• ألامر الثاني من حكمته مشروعية الصيام هي تربية النفس وتعويدها على الصبر وتحمل المشاق فى سبيل الله، فالصيام يربي قوة العزيمة وقوة الإرادة، ويجعل الإنسان متحكما فى أهوائه ورغباته
Mendidik jiwa dan membiasakannya untuk sabar dalam menanggung rasa susah di jalan Allah. Puasa mendidik kekuatan pikiran dan keinginan, dan menjadikan manusia lebih bijak dalam mengelola hawa nafsu dan keinginannya”. (As-Shabuni, I/217).
• أن الصوم يربي فى الإنسان ملكة الحب والعطف والحنان ويجعل منه إنسانا رقيق القلب، طيب النفس، ويحرك فيه كوامن الإيمان. فليس الصيام حرمانا للإنسان عن الطعام عن الطعام والشراب بل هو تفجير للطاقة الروحية فى نفس الإنسان ليشعر بشعور إخوانه ويحس بإحساسهم
Puasa bukan hanya sekedar menghalangi manusia dari makan dan minum. Melainkan merupakan cara memunculkan kekuatan spiritual pada diri manusia supaya bisa merasakan apa yang banyak dari saudara mereka rasakan”. (As-Shabuni, I/218).
• أن الصوم يهذب النفس البشرية بما يغرسه فيها من خوف الله جل وعلا ومراقبته فى السر والعلن ويجعل المرء تقيا نقيا يبتعد عن كل ما حرم الله, فالسر فى الصوم هو الحصول على مرتبة التقوي
Puasa membersihkan jiwa kemanusiaan dengan menanamkan rasa takut kepada Allah dan kesadaran akan pengawasan Allah baik dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan. Menjadikan pribadi bertakwa lagi bersih, menjauhkan diri dari segala yang diharamkan oleh Allah. Maka rahasia di balik puasa ialah pencapaian martabat takwa (As-Shabuni, I/218).

Selamat Menjalankan Ibadah wajib dan sunnah di bulan Ramadhan. Semoga dengan memerhatikan himbauan PCNU ini, kita semuanya mendapatkan hikmah dan barokah Ramadhan di Tahun 2026 ini.

Kontributor; MN. Ibad (LTN PCNU Tulungagung).