Bulan: Oktober 2018

Pengertian Islam Nusantara

Mukadimah Pakar sejarah Ibn Khaldun (1332-1406 M) dalam karyanya, Muqaddimah (37-38) mengatakan: أَنَّ أَحْوَالَ الْعَالَمِ وَالْأُمَمِ وَعَوَائِدَهُمْ وَنِحَلَهُمْ لَا تَدُومُ عَلىٰ وَتِيرَةٍ وَاحِدَةٍ وَمِنْهَاجٍ مُسْتَقِرٍّ، إِنَّمَا هُوَ اخْتِلَافٌ عَلىٰ الْأَيَّامِ وَالْأَزْمِنَةِ، وَانْتِقَالٌ مِنْ حَالٍ إِلىٰ حَالٍ. وَكَمَا يَكُونُ ذٰلِكَ فِي الْأَشْخَاصِ وَالْأَوْقَاتِ وَالْأَمْصَارِ، فَكَذٰلِكَ يَقَعُ فِي الْآفَاقِ وَالْأَقْطَارِ وَالْأَزْمِنَةِ وَالدُّوَلِ سُنَّةُ اللهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ فِي عِبَادِهِ. “Sungguh keadaan dunia, bangsa-bangsa, adat-istiadat dan keyakinan mereka tidak selalu mengikuti satu model dan sistem yang tetap, melainkan selalu berbeda-beda (berubah) seiring perjalanan hari dan masa, berpindah dari satu kondisi menuju kondisi lainnya. Sebagaimana hal itu terjadi pada manusia, waktu, dan kota,...

Read More

Banser, Besar Jasanya dan Mulia Akhlaknya

Oleh: KH Ubaidillah Shodaqoh Sebagai Nahdliyyin saya sering bersentuhan dengan Banser. Pengajian rutin, akbar, karnaval, penanggulangan bencana, mantu sampai parkirpun mereka terlibat. Dus, saya sebagai warga negara merasa kapiran kalau tidak ada Banser. Saya sering iseng menggoda mereka dengan meminta rokok. “Mas, minta rokoknya, mas,” kataku. Mas Banser itu pun meraba-raba kantongnya di baju tebal seragamnya. Satu menit kira-kira dia baru berhasil mengeluarkan bungkusan rokok. Ketika disodorkan padaku, ternyata tinggal dua batang yang sudah bengkong hampir putus karena tertekan-tekan dalam kantong sempitnya. Itu pun Dji Samsoe yang dapat diisap sampai batas maksimal karena tidak berfilter. Aduh…, gagah-gagah demikian rokoknya...

Read More

Gus Miftah Ngaji Bareng dengan Warga NU Tulungagung

(TULUNGAGUNG) Selama sehari semalam warga NU kota marmer pada Ahad, 30/9/2018 berkesempatan ngaji bareng dengan KH. Miftah Maulana Habiburrohman atau yang populer dikenal Gus Miftah. Pendiri Pondok Pesantren Ora Aji di Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, pada 2011. Ngaji bareng tersebut berpusat di tiga titik. Kyai Muda kelahiran Lampung, 5 Agustus 1981 itu pada Ahad pagi ngaji di Ponpes Menara Al-Fattah Mangunsari Kedungwaru. Siangnya beliau ngaji dalam acara Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H yang diinisiasi oleh Pimpinan Ranting Muslimat NU Gedangsewu Boyolangu. Kemudian pada Ahad malam Senin beliau menyampaikan mauidhoh hasanah di Ponpes Murotilil Qur’an Banjarsari Ngantru. Saat ngaji...

Read More